Tuesday, April 15, 2014

Sinkronisasi Gambar Google di Galeri Android

Berkaca dari pengalamanku saat terjadi human eror dan berakibat hilangnya seluruh foto di blog ini. Aku ingin berbagi tentang cara mengatasinya. Mengingat banyak pengunjung blog yang menyasar postingan tersebut, namun aku belum memberikan solusi yang tepat.

Sebenarnya dari tanggapan beberapa teman ketika aku mengalaminya dulu, foto-foto akun google (gmail, G+, picassa, blogger, dan sebagainya) yang masuk di galeri foto android enggak berpengaruh pada memory. Pada dasarnya foto-foto tersebut muncul karena sinkronisasinya sedang diaktifkan. Jadi foto dari google terotomatis muncul namun tidak tersimpan di memory. Bukan hanya akun google, termasuk akun facebook, twitter dan akun-akun lainnya. Hanya saja masalah yang aku alami hanya google jadi aku hanya bahas sinkronisasi google karena settingannya berbeda. Termasuk juga hanya pada gadget android Samsung Galaxy Note.

Untuk menghilangkan foto-foto tersebut Anda tak perlu menghapusnya. Karena memang pada dasarnya tidak bisa dihapus melalui galeri ponsel Anda. Jika ingin menghapus, Anda perlu masuk ke akun-akun tersebut dan menghapusnya dari sana. Tentu saja perlu jaringan internet karena melalui online.

Jika tetap ingin dipertahankan fotonya namun ingin tidak terlihat di henpun cukup diatur sinkronisasinya. Berikut cara sinkronisasi foto google agar tidak terlihat pada galeri foto android:
  1. Masuk ke pengaturan Android
  2. Pilih menu Akun dan Sinkronisasi
  3. Pilih akun google. Di sini yang tercantum adalah email google yang digunakan pada Android
  4. Kemudian hilangkan centang pada bagian sinkronisasi gambar G+ dan foto Picassa.

Mudah kan? Jika masih bigung bisa melihat beberapa picture hasil screen shot dibawah ini.
Letak pengaturan pada android Samsung Galaxy Note
Letak Akun dan Sinkronisasi pada android Samsung Galaxy Note
Letak sinkronisasi akun google yang dilingkari biru
Tempat centang sinkronisasi gambar lingkarang warna pink


Monday, April 14, 2014

Kuliner Nasi Taboan Sidoarjo

Nasi taboan, kuliner khas Sidoarjo
Seperti halnya Jogja yang terkenal dengan kuliner angkringannya, ternyata Sidoarjo juga mempunyai kuliner yang enggak (setahuku) dipunyai kota lain, yaitu Nasi Taboan. Sama seperti nasi kucing di angkringan, bukan merupakan sebuah makanan mewah dan mahal. Nasi taboan yang hanya terdiri nasi, sambal dan lauk ini banyak dijual di warung-warung rumahan tradisional atau di tepi-tepi jalan yang orang menyebutnya warung taboan.

Apa bedanya angkringan dan warung taboan?
Lima tahun hidup di Sidoarjo, aku baru menyadari keberadaan warung taboan amat membantuku ketika aku malas memasak. Bagaimana tidak, aku tinggal mengajak suamiku ke warung taboan tanpa perlu mikir harga. Selama ini pilihan untuk tidak beli di luar alias memasak sendiri karena dalih berhemat biar tak banyak pengeluaran.

Tetapi, keberadaan warung taboan justru membalik logikaku ternyata pengeluaranku untuk memasak lebih banyak dari yang aku bayar ke warung taboan. Itulah kenapa warung taboan lebih banyak dikunjungi para keluarga. Kebanyakan orang-orang yang datang ke warung taboan memang tujuannya makan, melampiaskan nafsu laparnya. Datang, makan, kenyang pulang (eh jangan lupa bayar ya).

Sangat berbeda dengan konsep warung angkringan yang memang untuk tempat nongkrong. Selain juga meskipun warung angkringan murah, kuantitas juga bicara. Harga nasi kucing 1.500, dua kali lipat harganya di warung taboan bisa mendapat 10 kali porsi. Dan macam-macam lauknya yang menggiur juga bisa membuat pembengkakan biaya di belakang. Sesekali nongkrong boleh tapi enggak cocok menurutku buat kocek ibu-ibu pemalas masak macam aku. Hehehe.

Di warung taboan tak akan banyak menu yang kita jumpai. Tak ada pilihan menu lain, lauk, atau macam-macam minuman. Namanya warung taboan mereka ya cuma jual nasi taboan. Pilihannya cuma Nasi taboan kering/garingan atau pakai sayur. Sayurnya pun enggak macam-macam, cuma lodeh. Minumnya cuma teh hangat atau es teh. Enggak ada yang namanya kopi apalagi es jus. Sementara lauknya ada lento kacang dan tempe doang, mau dua-duanya atau salah satu?
Nasi taboan dengan sayur lodeh
Apa enaknya Nasi taboan?
Meskipun nasi taboan cuma nasi, lauk dan sambal, makanan ini menjadi favorit masyarakat Sidoarjo yang banyak dijumpai di daerah Sukodono, Taman, dan Krian. Di warung taboan Saimbang-Sukodono, setiap hari penuh. Hampir setiap kali kami ke sana tidak pernah tidak antri. Harus sabar menunggu giliran dilayani. Karena banyak pembeli yang juga membungkus nasi taboan untuk dibawa pulang.

Yang berbeda dari nasi taboan tersebut adalah rasa nasinya. Cara pengolahannya yang masih tradisional menggunakan tungku kayu bakar membuat aroma nasinya lebih menguar. Pun rasanya juga berbeda dengan nasi yang ditanak di atas kompor biasa apalagi dengan alat otomatis macam magic com.

Lantas kenapa disebut taboan?
Tabok memang artinya tampar, tetapi lebih tepatnya mengayunkan tangan yang membuat sebuah benda menampar atau tertumbuk dengan benda lain dengan keras. Konon kata ibu mertuaku ketika kutanyakan perihal nama nasi taboan, adalah sambalnya yang ditamparkan ke nasi. Ini dikarenakan sambalnya memang lengket ke sendok sehingga cara memberi sambalnya penjual harus mengayunkan dengan keras ke nasi dan terjadi benturan kayak orang nabok.

Nasi taboan ini memang sudah lazim di Sidoarjo, tetapi banyak yang enggak tahu namanya adalah nasi taboan dan bahkan mungkin enggak sadar jika yang sering dimakan merupakan kuliner kepunyaan Sidoarjo. Meskipun diluaran sana juga banyak yang menjual nasi-nasi yang disebut sego sambal. Nasi taboan memiliki ciri khas tersendiri, enggak ada lauk lainnya. Yang paling khas lento kacang dan sambalnya.

Sambal nasi taboan sendiri berbeda-beda, ada yang memakai sambal kemiri-kecap ada juga yang memakai sambal tomat biasa. Tetapi warung taboan yang di Saimbang-Sukodono ini, sudah menjual turun temurun puluhan tahun sejak nenek-neneknya. Menurutku warung taboan ini yang asli dibanding warung taboan lainnya yang baru berdiri. Dan di warung taboan ini menggunakan sambal kemiri-kecap yang belum pernah kujumpai sebelumnya. Sampai sekarang aku masih menebak apa saja sih bumbunya? Mau nanya belum berani.

Bagi teman-teman yang sedang atau akan berkunjung ke Sidoarjo wajib nyoba nih nasi taboan, harga bersahabat dengan kantong para backpacker. Pertama kali ke tempat ini satu porsi hanya 2000 hingga akhir 2013 harga nasi taboan masih 2.500 dan harga sekarang 3.500 per porsi. Jangan kira meskipun murah, porsinya besar banget. Anehnya, porsi tersebut tidak sama dengan porsi bungkus meskipun harganya sama. Porsi bungkus lebih sedikit daripada ketika makan langsung di warung. Ini juga yang membuat warung taboan rame pengunjung.

Untuk mendapati nasi taboan mudah saja, rupanya sekarang nasi taboan juga tersedia di angkringan Sidoarjo dan di warung-warung pinggir jalan. Tapi kurang afdol jika belum mencicip nasi taboan Saimbang ini, dijamin beda nasinya. Untuk mencapai warung taboan ini memang sulit karena lumayan jauh dari kota Sidoarjo. Apa sih yang enggak mungkin bagi backpacker? Jalan semut aja dilewati. Hehehe, so, mari ke Sidoarjo dan cicip kuliner nasi taboan ya.

Nasi taboan ditanak dengan menggunakan tungku kayu bakar
Warung taboan sederhana, buka pukul 18.00-22.00 dan sarapan pagi buka pukul 06.00-10.00
Jika malam yang dilayani cucu-cucunya yang muda, pas pagi nenek-nenek tapi kalau melayani lebih banyak nasinya.


Nb: untuk mencapai warung taboan saimbang, dari arah Surabaya, perempatab kletek belok kiri arah Pasar Puspaagro. Ikuti jalan mentok sampai daerah Saimbang. Warungnya kecil tapi rame pas belokan jalan.

Belanja Hemat Setiap Hari Dengan iPrice Coupons Indonesia

Belanja dengan diskon tentu menyenangkan ya. Sayangnya untuk mendapatkan diskon harus menunggu moment tertentu, misal ulang tahun tokonya, tahun baru, atau saat cuci gudang. Itupun biasanya barang-barang tertentu yang sudah ditentukan oleh tokonya. Kalau enggak cacat ya barang lama atau bahkan barang yang enggak laku. Dongkolnya nih ketika sudah menemukan barang yang kita suka dan ingin banget kita beli ternyata enggak termasuk dalam hitungan diskon.

Berbeda dengan di luar negeri. Aku pernah membaca sebuah artikel luar negeri yang sudah dibahasakan, bagaimana menghemat pembelanjaan setiap bulan. Di situ menyebutkan salah satunya berburu coupons (kupon belanja). Di luar negeri kupon belanja bisa dengan mudah di dapatkan, melalui koran langganan, atau media internet. Kalau couponnya untuk beli langsung tinggal membawa aja couponnya. Sementara kalau beli online, biasanya akan diberi coupon code yang otomatis bisa memotong harga beli belanjaan kita. Seneng ya.

Salah satu situs penyedianya kupon adalah iPrice coupons. Di sana kita bisa mendapatkan banyak kupon dengan mudah dan sekarang bisa digunakan di Indonesia. Apalagi iPrice Indonesia juga bekerja sama dengan Zalora.co.id, situs online shop yang menjual beragam kebutuhan. Kita bisa mendapatkan kupon belanja di iPrice.co.id untuk dibuat belanja di Zalora. Tersedia juga coupon lainnya, seperti Qoo10, Expedia dan Lazada.
Dapatkan kupon belanja di situs iPrice.co.id
Seperti yang aku ulas diawal, iPrice Coupon Indonesia memang hadir untuk memberikan pengalaman belanja yang selama ini dirasakan oleh orang luar negeri. Bagaimana asyiknya belanja online dengan kupon setiap hari. Enggak lagi menunggu moment. Ada kupon yang bisa digunakan untuk semua barang belanjaan, ada juga penawaran khusus untuk barang-barang tertentu. Menyenangkan kan? Apalagi rate diskon atau potongan belanja yang bisa didapatkan dari iPrice Coupons Indonesia mulai dari 10% hingga 87% tergantung penawaran. 
Tempat memasukkan coupon code saat checkout belanja
Untuk mendapatkannya memang cukup mudah. Tinggal pilih coupon yang kita inginkan. Kemudian dapatkan coupon code untuk dicopy dan dimasukkan ketika akan checkout barang. Tetapi sebelum memilih couponnya aku mempunyai Tips Belanja Hemat Dengan iPrice Coupons Indonesia;
  1. Cari dulu barang yang ingin dibeli pada situs belanja online yang bekerja sama dengan iPrice Indonesia
  2. Setelah mendapatkan barangnya, tahan, jangan check out dulu.
  3. Buka tab baru dan carilah kupon yang sesuai dengan barang yang akan di beli di iPrice Indonesia.
  4. Jika barang tersebut ada pada penawaran khusus yang diskonnya lebih besar, ambil coupon yang paling besar.
  5. Jika tak ada penawaran khusus, ambil coupon yang bisa digunakan untuk semua barang.
  6. Copy kode kupon yang ditunjukkan oleh iPrice Indonesia
  7. Kembali ke tab belanja barang sebelumnya, pastekan kode kupon yang telah dicopy di tempat yang disediakan (seperti gambar 2)
  8. Secara otomatis belanjaan kita akan terpotong seusai besaran kupon yang digunakan
Mudah bukan? Saranku rajin-rajinlah membuka situs iPrice Indonesia untuk mengetahui penawaran diskon menarik setiap harinya. Selamat menikmati pengalaman baru berbelanja.

Sunday, April 13, 2014

Keukenhof, Surganya Tulips di Belanda

Pintu masuk Koken, btw ide ambil angelnya keren Mas Badrun
Keukenhof, yang aku tahu dari novelnya Mbak Pujia Achmad, "Bulan Sabit di Rotterdam", adalah tempat yang Indah dan menawan yang hanya ada dalam bayangan. Enggak ada pikiran untuk Googling. Dan baru ketika seorang temanku, Mas Badrun Kurnia mendapatkan kesempatan kuliah di Belanda tahun 2010-2011. Aku malah bertanya sama dia tentang Keukenhof. Alhasil, akupun dikirimin foto-foto dari taman bunga terbesar di dunia ini langsung dari tempatnya di Lisse, Amsterdam Belanda.

Iseng-iseng buka email lama, nemu deh foto-foto kiriman Mas Badrun. Ternyata Keukenhof memang indah. Kok aku baru sadar ya. Padahal foto-foto ini juga sudah pernah kuupload di facebookku tahun 2011. Ini karena komen seorang teman ketika aku mencoba repost kembali di Instagramku @nunuelfasa. Dari @ochikohumaira, "belom nyampe surga udh liat taman bunga berikut mata airnya, masyaallah..." Dan ini udah telat banget baru ngepost di blog sekarang. Better late than never masih berlaku kok :p.

Kalau dilihat-lihat emang indah banget ya. Kayak di film-film pas adegan romantis atau foto-foto kalender. Tapi ini asli lho dikirim temanku. Apalagi ada bebatuan diatas danau buatannya membuat orang seolah bisa berjalan di atas air.

Keukenhof atau Koken (sebutan dari Mas Badrun), merupakan taman bunga terbesar di dunia. Di dalamnya terdapat jutaan spesies bunga yang ditanam setiap tahunnya. Tau sendiri kan satu spesies bunga bukan saja beda jenis, tapi juga beda warna. Tak terhitung berapa warna yang ada dalam taman ini. Nampak warna-warni dalam foto kiriman Mas Badrun seperti kue lapis diatas hamparan rumput karpet. Hihi... coba lihat tuh hijau rumputnya kayak karpet kan?

Seperti bunga yang paling terkenal di Belanda, tulips menjadi jumlah yang paling banyak di taman ini. Menurut novel dan cerita dari Mas Badrun, tulip-tulip ini mekarnya antara Maret sampai Mei lho. Nah lho, ini masih April kan, saat mekar-mekarnya bunga tulips nih.

Maaf ya bagi pengunjung yang nyasar di blog ini. Aku nggak bisa kasih info banyak tentang bagaimana perjalanan ke Keukenhof atau berapa biaya perjalanan ke Keukenhof dan harga tiket masuknya. Karena memang aku belum pernah ke sana. Hehehe semua foto-foto ini asli photo taken by Badrun Kurnia. Thanks Mas Badrun.

Masih banyak foto-foto lainnya. Tunggu yaaa....
Sebagian bunga tulipsnya mekar sebagian enggak
Asyik ya bisa sepedaan di taman dengan pemandangan seindah Keukenhof Garden
Pengunjung bisa berjalan di atas air bebatuan danau buatan Keukenhof
Angsa berenang di danau buatan Keukenhof
Bukan lukisan pemandangan lho.... keren pohon-pohonnya hehehe

Saturday, April 12, 2014

Meta Hanindita: Bukan Karena Kartini Tak Melek Tekhnologi

Sosok Meta Hanindita

Ordinary girl with an ordinary blishfull life

Satu kalimat itu yang aku ingat dari Meta Hanindita. Sejak masih anak Friendster hingga menjadi facebooker, blogger hingga ia menjadi penulis dan kini adalah seorang istri yang juga berprofesi dokter, jargonnya berubah menjadi Naya's #1 fan, a wife to superman.

Buku pertamanya "MetaMorphosis" membuatku banyak mengenal siapa Meta. Si gadis (waktu itu) yang meskipun calon dokter (waktu itu) dan seorang penyiar radio (sampai sekarang kayaknya) tetap menjadi sosok yang sederhana (ordinary) dan lincah. Membayangkan kuliah dokter ditambah jadwal siaran yang kuingat Meta tak hanya di satu radio saja, dari subuh sebelum pukul 5 pagi dan siaran kembali malam-malam pengantar tidur pendengar, tapi ia masih bisa menyempatkan waktu buat teman-temannya. Sosok yang humble, care dengan disiplin waktu yang ia terapkan.

Aku ingat bagaimana pertama kali bertemu Meta, aku dan beberapa orang yang kerap ngobrol panjang dan gak jelas di status Meta mendatangi radio saat ia siarannya. Orangnya seru, apa adanya dan mirip dengan apa yang kubaca di buku.

Meta yang kini sudah berkeluarga dan memiliki Naya (anaknya), tak berbeda jauh ketika ia masih gadis. Meski kesibukannya terus bertambah dengan karier dokternya, ia masih eksis menjadi blogger. Tapi itu tak membuat Meta mengesanpingkan perannya sebagai Ibu dari Naya. Terbukti dari isi blognya, banyak berkisah bagaimana ia berusaha Naya tetap dibawah pengasuhannya. Mulai dari bayi, Naya diberikan ASI ekslusif sampai jalan 3 tahun usianya Meta begitu berperan tahu mana yang baik bagi perkembangan Naya.
Ilustrasi
Hal ini dapat dibaca pada postingan Meta berjudul Naya dan Gadget. Bagaimana Naya tak dibiarkan jadi ketergantungan dengan Gadget seperti anak usia lainnya. Aku sepakat, ini bukan perkara mampu beli atau tidak. Bagi kedua orang tua Naya yang seorang dokter tentu sangat amat mampu bagi Meta membelikan Naya. Juga bukan bagaimana Meta tak melek tekhnologi lantas membatasi anaknya dengan gadget. Tapi inilah alasan Meta:
Saya pribadi termasuk pada golongan mereka yang memilih tidak memberikan gadget pada anak. Saya percaya, bahwa di tahun-tahun awal kehidupannya, yang lebih Naya butuhkan adalah interaksi positif, bonding, dan stimulasi yang -lagi-lagi- diberikan oleh orangtua serta keluarga dekat.
Seperti kita tahu, Gadget sekarang tak kenal umur. Bisa jadi balita umur 3 tahun lebih melek gadget ketimbangan aku. Hal ini karena tawaran games yang begitu menarik. Dengan berbagai dalih, anak belajar dari permainan gagdet, bermain huruf, angka, sampai warna. Segitukah peran gadget sekarang? Bagi Meta ia memiliki cara tersendiri tanpa harus dengan gadget.
Saya harus membuat sesuatu untuk memperkenalkan warna dengan cara lebih menarik. Saya ingat waktu Naya bayi, saya sering bercerita padanya mengenai warna. Visualisasinya saya pakai kertas warna biasa dan boneka jari. Buktinya, Naya tertarik juga kok:) Saya masih ingat gelak tawanya waktu itu. Bonusnya, bonding antara Naya dengan saya lebih kuat. Menurut saya, menjalin bonding dengan Naya adalah salah satu bentuk investasi. Saya ingin Naya percaya pada saya. Kelak, saya yakin kepercayaan ini akan sangat berguna bagi saya dalam mendidik Naya, terutama kalau sudah remaja. Saya ingin sayalah orang pertama yang dituju Naya saat ada masalah. Saya ingin sayalah yang pertama tahu apapun yang terjadi dalam hidup Naya. Saya ingin Naya datang ke saya untuk meminta saran saat clueless. Semoga Naya engga bakal berpikir untuk berbohong pada saya, karena tahu Naya bisa percaya saya. So much for a bonding ha?:p
Meta benar, yang lebih dikuatkan bagaimana bonding atau ikatan antara ibu dan anak harus terjalin dan dibentuk sejak ia masih dini. Jika bonding anak dengan gadget lebih kuat. Perkembangannya cenderung egois. Misalnya, susah disuruh mandi, atau tak memperhatikan arahan orang tua karena terlalu asyik dengan gadget.

Sebagaimana yang juga pernah aku tulis dalam resensi "Bunda Seks itu Apa Sih?" bonding antara ibu dan anak juga berpengaruh pada perilaku seksnya. Bagaimana anak yang tidak nyaman menanyakan perihal seksualitasnya kepada orang tua cenderung mencari jawaban di luar. Tahu sendiri, bila anak sampai bertanya tentang seksualitas di internet yang tak berbatas.

Berbeda ketika ibu sebagai orang pertama dijadikan jujukan anak dalam segala hal, seperti apa yang diharapkan Meta di atas. Anak menjadi terarah dengan pola komunikasi yang benar.

Memberi gadget pada anak juga bukan perkata tangis dan tawa si anak. Tak ada ibu yang tak menginginkan anaknya bahagia, tentu banyak cara lainnya seperti cara Meta, membuatku merasa Ada Kartini di Dadanya. Semoga apa yang ia tulis mampu menginspirasi semua ibu di negeri ini dalam pengasuhan anak.

Artikel ini diikutkan dalam Giveaway Ada Kartini Di Dadamu.

Nb: semua gambar dan info dari blog metahanindita.blogspot.com

Friday, April 11, 2014

4 Tips Dalam Membuat Perkedel

Hasil perkedelnya jadi lebih cantik nggak pecah-pecah
Membuat perkedel memang mudah, bumbunya simple bahannya pun mudah didapatkan. Tetapi bisa jadi berantakan jika dalam proses pembuatannya asal-asalan. Faktor utama adalah bahan lembek dari kentang yang sudah dihaluskan mudah pecah dan amburadul di atas penggorengan. Berikut tips mudah yang aku praktekkan ketika membuat Perkedel Kendang agar hasilnya ciamik. (Baca juga: Cara Membuat Perkedel Kendang - kentang dan pindang)

Kentang Goreng bukan Kentang Rebus
Kentang, sebagai bahan utama perkedel harus dimasak terlebih dahulu agar mudah dihaluskan. Ada dua cara agar kentang bisa lunak, direbus/kukus atau digoreng. Asumsinya memang lebih praktis merebus, tinggal cemplung sekali masak untuk semua bahan kentang. Tetapi cara merebus bisa membuat kandungan air dalam kentang lebih banyak. Sehingga kurang menyatu ketika dikepal-kepal. Cara yang benar adalah dengan menggoreng. Kupas kentang dan iris menjadi 4 bagian kemudian goreng. Memang agak ribet dan butuh kesabaran supaya tidak terlalu kering atau gosong dan tidak terlalu mentah agar tidak susah dilunakkan.

Tambahkan Minyak Goreng Pada Kocokan Telur
Kocokan telur untuk kulit perkedel ini juga penting agar perkedel tidak mudah rusak ketika digoreng. Tetapi amat menyebalkannya, ternyata menggoreng telur bisa menyebabkan minyak goreng berbusa. Sehingga kita kesulitan untuk mengecek tingkat kematangan perkedel disamping juga bisa menyebabkan minyak cepat habis. Untuk mensiasati agar minyak tidak berbusa, tambahkan minyak goreng yang belum dipanaskan ke dalam kocokan telur. Dijamin, saat menggoreng ampuh mengurangi busa. (Baca juga: Cara Agar Minyak Tidak Berbusa Saat Menggoreng Telur)

Gunakan Minyak Goreng Yang Banyak
Menggoreng perkedel tidak sama dengan menggoreng tahu, tempe atau telor yang butuh minyak secukupnya saja. Dibutuhkan minyak penuh. Agar semua bagian perkedel bisa terendam minyak, termasuk bagian atasnya supaya cepat kering untuk menghindari pecahnya kepalan perkedel.

Isi Wajan Jangan Terlalu Banyak, Maksimal 5 Perkedel
Meskipun minyaknya penuh, jangan memasukkan perkedel banyak-banyak. Hal ini agar tingkat kematangannya merata dan memudahkan ketika akan membaliknya cukup satu kali gerakan. Jika isinya banyak, tak bisa satu kali gerakan. Dan ketika membalik sebagian perkedel, sebagian yang lainnya bisa tersenggol dan menyembabkan ambrol.

Thursday, April 10, 2014

Steak Ikan Dori dan Smoothies Durian

Steak ikan dori
Tempo hari, sewaktu ke Pazkul memang ikut suami yang lagi ada agenda mengkoordinasi guru-guru Genius (guru utusan untuk memberi les/pelajaran tambahan bagi anak-anak yatim). Jarang banget bisa keluar kongkow begini kalau enggak dapat bonus sela-sela kerja suami. Tapi, seperti biasa, aku menyendiri sementara suami berkelompok di meja lain bersama guru-guru Genius binaannya. Ya masak aku mengganggu, hehehe.

Nyaman banget di tempat ini. Suasana sorenya syahdu. Beberapa di sekitarku pasangan muda-mudi, ada juga yang keluarga dan teman-temannya. Sepertinya memang aku sendiri yang kayak orang hilang tidak ada temannya, wkwkwkw kacian deh.

Apalagi saat itu kok tumben wifi yang tersedia gratis di Pazkul enggak bisa connect. Pakai jaringan seluler juga lelet. Upload foto mau update blog lamanya minta ampyun darling. Bete dan mati gaya. Berkali-kali berasa diliatin muda-mudi di sampingku seolah berkata. "Duh, kasian banget kok sendirian sih mbak. Emang nasib elu gak punya temen." Hahaha begini ya rasanya kongkow di tempat kongkow tapi sendirin.

Ah, mending pesen makanan yang belum pernah dijamah lidahku. Seleraku menuju stand bernama Bon Vylla. Menyediakan makanan steak. Dari daftar menunya ada steak daging, ayam dan dori dengan varian rasa. Kalau jajan dori ala Korean aku pernah makan. Tapi untuk steak kayaknya belum dan penasaran. Pesenlah, satu porsi harganya 15.000. Dengan minumnya Smoothies Durian yang lebih mahal dari steak dori, 18.000. Lumayan buat membunuh waktu sambil stalking Instagram Mulan Jameela, menunggu suami selesai meeting. Hayoo... para blogger yang singgah ke sini ada yang suka stalking Instagram Mulan Jameela nggak? Ngaku-ngaku, hehehe.

#ini postingan apaan seh, judulnya ikan dori kok jadi ngomongin Ig Mulan Jameela sih?

Kembali ke steak ikan dori. Kalau mengenai rasa. Ya hampir samalah dengan makanan-makanan dori lainnya. Bedanya pada pemaikaian bumbunya. Steak ini kan pakai pasta dan dimakan pas anget jadi lebih enak dan mantep. Ditambah smoothies duriannya bikin enggak terasa mau maghrib saja dan suami sudah selesai meetingnya. Tadinya mati gaya jadinya dikatain suami ngegaya pakai makan steak segala. Hehehe.
Smoothies durian

Feel Free To Follow My Blog